Manusia baru dalam Kristus tidak diertikan sebagai
hubungan yang melibatkan tubuh fizikal, tidak ada hubungan dengan gaya berpakaian,
penampilan muka atau rambut anda yang baru. Manusia baru dalam Kristus adalah
suatu sikap hidup yang baru. Sikap hidup seperti yang dikatakan oleh Yesus
dalam Markus 12:30-31, suatu sikap yang mengasihi Allah dengan segenap hati,
dengan segenap akal budi dan sengan segenap kekuatan kita, serta mengasihi
sesama kita seperti diri kita sendiri.
Perubahan sikap seperti itu merupakan perubahan
fundamental, dari suatu sikap yang hanya mementingkan diri sendiri, sikap yang
hanya berpusat pada diri sendiri, kebutuhan diri sendiri, kepada sikap yang
mencari kehendak Allah dalam hidup kita, mendahulukan apa yang Tuhan inginkan
dari pada keinginan kita sendiri, serta memandang orang lain sebagai bagian
dari ciptaan Tuhan yang dikasihi Tuhan, seperti kita sendiri dikasihiNya.
Mengasihi Tuhan juga berarti tidak ada tuhan lain
dalam kehidupan kita sehari-hari, tidak ada idola-idola lain yang kita sembah,
atau kita utamakan, termasuk idola untuk mengejar wang dan kekuasaan sebagai
pegangan hidup kita yang menggantikan Tuhan. Kalau begitu, apa untungnya menjadi manusia baru
dalam Kristus?
Orang sering mempertanyakan apa untungnya mengikuti
Kritus dan menjadi manusia baru, terutama bila beban dan cabaran yang harus
kita hadapi setiap hari begitu besar dan berat? Allah ada sumber segala berkat dan keselamatan.
Tidak ada sesuatu yang terjadi di dalam dunia ini tanpa rencana Tuhan. Dalam
kisah tentang Ayub, Tuhan berkata kepada Iblis (Ayub 1:8): "Apakah engkau
memperhatikan hamba-Ku Ayub? Sebab tiada seorangpun di bumi seperti dia, yang
demikian saleh dan jujur, yang takut akan Allah dan menjauhi kejahatan."
Tetapi Iblis menjawab kepada TUHAN (Ayub 1:9-10):
"Apakah dengan tidak mendapat apa-apa Ayub takut akan Allah? Bukankah
Engkau yang membuat pagar sekeliling dia dan rumahnya serta segala yang
dimilikinya? Apa yang dikerjakannya telah Kauberkati dan apa yang dimilikinya makin
bertambah di negeri itu. Dari pengakuan Iblis ini dapat kita sedar bahwa Tuhan
menjaga Ayub dan rumahnya serta segala sesuatu yang dimiliki. Tuhan bahkan
memberkati Ayub sehingga kekayaannya makin bertambah.
Hanya pada Tuhan ada keselamatan, ada perlindungan
dan ada berkat yang berlimpah-limpah. Di luar Tuhan, hanya ada bencana, dan
kehancuran. Menjadi manusia baru dalam Kristus adalah membiarkan Tuhan
mengambil alih pimpinan hidup kita yang berujung kepada hidup yang diberkati,
hidup yang membawa damai sejahtera, baik dalam rumah tangga maupun bagi orang
lain.
Menjalani hidup baru dalam Kristus adalah belajar
untuk mempercayakan kehidupan kita sepenuhnya dalam gengaman Tuhan, dalam kasih
sayang Tuhan, dan memiliki suatu hubungan yang mesra, yang intim, bersama Tuhan
setiap hari. Belajar taat untuk mengikuti Tuhan, mengikuti kehendakNya, rindu
untuk mendengar suara Tuhan pada setiap saat dalam hidup kita.
Tuhan menginginkan suatu hubungan mesra dengan
kita, hubungan kasih sayang, seperti Bapa kepada anak-anakNya. Dalam hubungan
yang mesra seperti itu, semua keperluan jasmani dan rohani kita dipenuhiNya,
termasuk kehausan jiwa kita, kekosongan hati kita, luka-luka dalam jiwa kita
karena berbagai situasi yang kita alami, semuanya mendapat penyembuhan dan pemulihan
sepenuhnya, sehingga hidup kita diliputi dengan damai dan sukacita.
Ketika kita memiliki hubungan yang akrab dengan
Tuhan, Tuhan sering mengungkapkan rahasia-rahasia masa depan yang akan terjadi
kepada kita. Abraham memiliki hubungan akrab dengan Tuhan, sehingga Tuhan
memberitahukan kepadanya bahwa anak cucunya akan seperti jumlah pasir di tepi
pantai atau jumlah bintang di langit. Abrahamm juga diberitahukan rencana Tuhan
untuk menghancurkan kota Sodom dan Gomora. Hal yang sama terjadi dengan Daniel,
Yehezekiel dan Yohanes mengenai apa yang akan terjadi pada akhir zaman.
Ketika kita memiliki hubungan akrab dengan Tuhan,
ada suatu jalinan kasih, sehingga Tuhan tidak segan-segan mengungkapkan semua
rahasiaNya kepada kita. Rahasia yang hanya Tuhan yang tahu dan rencanakan,
tetapi dibisikan kepada kita sebagai anggota keluargaNya.
0 comments:
Post a Comment
Click to see the code!
To insert emoticon you must added at least one space before the code.