5 September 2015,
saya di jemput untuk berkongsi di daerah Sampun Tebun, Asajaya. Saya bersyukur
kerana diberikan peluang untuk berkongsi dengan pemuda-pemudi di daerah itu.
Perkongsian saya lebih tertumpu kepada tentang kepentingan mencari, menyelidiki
dan mempertahankan kebenaran yang telah kita terima. Kebenaran tentang Tuhan
Yesus Kristus dan ajaranNya di dalam Alkitab. Sumber kebenaran kita adalah
kepercayaan kepada Allah Bapa, FirmanNya dan pekerjaan mujizatNya yang ajaib
dari dulu sehingga sekarang ini.
Saya mengajukan
persoalan ini kepada mereka iaitu apakah kebenaran yang engkau pegang? yang di
'pilih-pilih' bagi kesenangan hidup ATAU yang memerdekakan.
Apakah yang
dimaksudkan dengan kebenaran yang di ‘pilih pilih’? Kebenaran ini adalah kebenaran
yang dipilih yang hanya bertujuan untuk menyenangkan diri kita sendiri dan
memuaskan diri kita sendiri. Kita taat kepada beberapa perkara sahaja didalam
firmanNya namun melanggar segala perintah dan hukum Tuhan bila mana ianya
bertentangan dengan prinsip dan nafsu kita. Ternyata sekali, itu bukan
kebenaran yang sejati tetapi kebenaran yang diri sendiri ciptakan.
Kembali kita
kepada apa yang tertulis didalam Injil Yohanes iaitu Yohanes 8:31-32 dan
kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu.
Melalui firman
ini, jelas sekali Tuhan Yesus Kristus mengajak kita semua untuk mengetahui
kebenaran yang memerdekakan. Perkataan merdeka bererti bebas. Bebas dari segala
dosa dan pelanggaran. Tidak terpengaruh dan terperangkap dengan tipu daya
muslihat yang ditawarkan iblis.
Yesus tidak mati
di kayu salib agar kita hidup dalam kebebasan atau merdeka yang membabi buta,
hidup tanpa kawalan, hidup yang dipimpin oleh keinginan diri sendiri. Dalam
ayat Roma 14:17-18 Paulus mengatakan bahwa “Kerajaan Allah bukanlah soal
makanan dan minuman, tetapi soal kebenaran, damai sejahtera dan sukacita oleh
Roh Kudus.” Karena barangsiapa melayani Kristus dengan cara ini, ia berkenan
pada Allah dan dihormati oleh manusia.
Kerajaan Allah
berarti kerajaan dimana Tuhan yang memerintah, hukum-hukum Tuhan yang berlaku.
Kita ini adalah warga kerajaan Allah kalau hidup kita diatur oleh hukum-hukum
Allah dan dimana Rohkudus membawa kebenaran, kedamaian dan sukacita.
Saudara/I yang
terkasih didalam Tuhan Yesus Kristus, melalui renungan ringkas tentang apa yang
saya kongsi ini, saya sekali lagi mengajak kita semua supaya terus berjuang
mengetahui kebenaran dan mempertahankannya. Muliakan Tuhan dan layani Dia
seluruh hidupmu, nescaya berkat, rahmat dan kasih karuniaNya bersama kita
semua.
Sarawakdoaku.blogspot.com
0 comments:
Post a Comment
Click to see the code!
To insert emoticon you must added at least one space before the code.