Daud bersaksi
dalam Mazmur 23:5 bahwa Tuhan menyediakan hidangan di hadapan musuh-musuhnya.
Apa maksudnya itu? Maksudnya hidup kita terjamin. Keperluan kita terjamin.
Dalam situasi peperangan sekalipun Tuhan membuat kita tenang, damai menikmati
hidangan kita, menikmati hidup kita. Lawan-lawan kita hanya bisa menonton
dengan penuh iri hati.
Kesulitan dan
kesukaran sering dipakai Tuhan untuk mengangkat kita di hadapan lawan-lawan
kita. Seringkali ketika situasi menjadi sulit dan menekan ada kecenderungan
untuk orang merasa takut, cemas, marah dan putus asa. Namun perlu kita sadar
bahwa Tuhan ingin kita memiliki mentalitas kemenangan, sikap hidup yang benar
akan Tuhan. Ketika kesulitan itu datang, mentalitas kemenangan kita di dalam
Tuhan justru memberitahukan kita bahwa inilah saat promosi kita sudah dekat.
Inilah ujian kenaikan kelas, ujian kenaikan jabatan, ujian sukses bagi kita.
Kesulitan hanyalah bagian dari rencana Tuhan untuk mempromosikan kita ke posisi
yang lebih tinggi.
Tuhan sering
hadir dalam saat-saat kesulitan kita karena Dia ingin melakukan hal luarbiasa,
mujizat besar melalui kita yang akan mendatangkan puji-pujian bagi namaTuhan.
Kita adalah orang-orang biasa yang melakukan hal-hal luar biasa bersama Tuhan.
Ancaman Goliat
digunakan Tuhan untuk mempromosikan Daud kepada seluruh bangsa Israel bahwa
inilah raja kalian yang baru. Tanpa ujian Goliat, nama Daud tidak dikenal oleh
siapapun.
Syarat
satu-satunya untuk meraih kemenangan, meraih sukses adalah mendahulukan Tuhan,
memuliakan Tuhan terlebih dahulu. Karena bukan kita yang berperang tetapi Tuhan
yang berperang bagi kita. Dalam Matius 6:33 Tuhan berjanji bila kita mencari
kerajaan surga dengan segala kebenarannya, maka segala sesuatu akan ditambahkan
kepada kita. Tuhan tahu kebutuhan kita dan Ia akan melimpahkan kepada kita
sesuai kebutuhan kita.
Carilah Tuhan
di tengah segala pergumulan hidup kita. Muliakanlah Dia meskipun kemenangan
yang kita harapkan belum kita terima. Pujilah seakan-akan kemenangan itu sudah
kita terima. Bila itu yang kita lakukan, maka iman kita itu akan menggerakkan
hati Tuhan untuk membuat kemenangan itu terjadi. Dalam Matius 9:29 Tuhan Yesus
berkata kepada orang buta itu: "Jadilah kepadamu menurut imanmu."
Kita adalah
seperti apa yang kita imani. Kalau kita memuliakan Tuhan dan menyanyikan
pujian-pujian seakan-akan sudah kita terima, maka iman kita itu yang akan
menggerakkan kuasa Tuhan membuat itu terjadi.
Hidup dalam
kemenangan adalah hidup yang memberikan kesaksian tentang berbagai perbuatan
ajaib Tuhan dalam hidup kita. Hidup dalam sukacita, dalam nyanyian syukur
setiap hari.
Karena itu
bersyukurlah dan bernyanyilah bagi Tuhan. Muliakanlah Dia karena hanya Dia
sumber pertolongan, sumber kekuatan dan penolong dalam kesesakan. Tuhan
menyertai kita sekalian.
0 comments:
Post a Comment
Click to see the code!
To insert emoticon you must added at least one space before the code.