Sunday, 15 November 2015

Dunia digemparkan dengan serangan penganas di Kota negara Perancis pada Sabtu, 14 November 2015. Ramai yang terkorban menjadi mangsa atas ideologi yang ektrem. Dalam hati saya ‘sukar bagi manusia untuk memanusiakan manusia’. Dalam renungan kali ini saya berkongsi tentang menghadapi pelbagai cabaran pada hari ini.

Daud bersaksi dalam Mazmur 23:5 bahwa Tuhan menyediakan hidangan di hadapan musuh-musuhnya. Apa maksudnya itu? Maksudnya hidup kita terjamin. Keperluan kita terjamin. Dalam situasi peperangan sekalipun Tuhan membuat kita tenang, damai menikmati hidangan kita, menikmati hidup kita. Lawan-lawan kita hanya bisa menonton dengan penuh iri hati.

Kesulitan dan kesukaran sering dipakai Tuhan untuk mengangkat kita di hadapan lawan-lawan kita. Seringkali ketika situasi menjadi sulit dan menekan ada kecenderungan untuk orang merasa takut, cemas, marah dan putus asa. Namun perlu kita sadar bahwa Tuhan ingin kita memiliki mentalitas kemenangan, sikap hidup yang benar akan Tuhan. Ketika kesulitan itu datang, mentalitas kemenangan kita di dalam Tuhan justru memberitahukan kita bahwa inilah saat promosi kita sudah dekat. Inilah ujian kenaikan kelas, ujian kenaikan jabatan, ujian sukses bagi kita. Kesulitan hanyalah bagian dari rencana Tuhan untuk mempromosikan kita ke posisi yang lebih tinggi.

Tuhan sering hadir dalam saat-saat kesulitan kita karena Dia ingin melakukan hal luarbiasa, mujizat besar melalui kita yang akan mendatangkan puji-pujian bagi namaTuhan. Kita adalah orang-orang biasa yang melakukan hal-hal luar biasa bersama Tuhan.

Ancaman Goliat digunakan Tuhan untuk mempromosikan Daud kepada seluruh bangsa Israel bahwa inilah raja kalian yang baru. Tanpa ujian Goliat, nama Daud tidak dikenal oleh siapapun.

Syarat satu-satunya untuk meraih kemenangan, meraih sukses adalah mendahulukan Tuhan, memuliakan Tuhan terlebih dahulu. Karena bukan kita yang berperang tetapi Tuhan yang berperang bagi kita. Dalam Matius 6:33 Tuhan berjanji bila kita mencari kerajaan surga dengan segala kebenarannya, maka segala sesuatu akan ditambahkan kepada kita. Tuhan tahu kebutuhan kita dan Ia akan melimpahkan kepada kita sesuai kebutuhan kita.

Carilah Tuhan di tengah segala pergumulan hidup kita. Muliakanlah Dia meskipun kemenangan yang kita harapkan belum kita terima. Pujilah seakan-akan kemenangan itu sudah kita terima. Bila itu yang kita lakukan, maka iman kita itu akan menggerakkan hati Tuhan untuk membuat kemenangan itu terjadi. Dalam Matius 9:29 Tuhan Yesus berkata kepada orang buta itu: "Jadilah kepadamu menurut imanmu."

Kita adalah seperti apa yang kita imani. Kalau kita memuliakan Tuhan dan menyanyikan pujian-pujian seakan-akan sudah kita terima, maka iman kita itu yang akan menggerakkan kuasa Tuhan membuat itu terjadi.

Hidup dalam kemenangan adalah hidup yang memberikan kesaksian tentang berbagai perbuatan ajaib Tuhan dalam hidup kita. Hidup dalam sukacita, dalam nyanyian syukur setiap hari.

Karena itu bersyukurlah dan bernyanyilah bagi Tuhan. Muliakanlah Dia karena hanya Dia sumber pertolongan, sumber kekuatan dan penolong dalam kesesakan. Tuhan menyertai kita sekalian.
15 Nov 2015

0 comments:

Post a Comment

:) :)) ;(( :-) =)) ;( ;-( :d :-d @-) :p :o :>) (o) [-( :-? (p) :-s (m) 8-) :-t :-b b-( :-# =p~ $-) (b) (f) x-) (k) (h) (c) cheer
Click to see the code!
To insert emoticon you must added at least one space before the code.

Popular Posts