Wednesday, 24 August 2016

Segala Pujian hanya bagi Tuhan Yesus Kristus.

Shalom saudara/I yang saya hormati sekalian. Saya menulis ini sebab saya sendiri sangat terbeban dalam usaha memenangkan atau memberitakan khabar baik (injil) kepada mereka yang belum percaya.

Mari kita kembali kepada panggilan Tuhan. Meneliti kembali apa yang Tuhan maksudkan.

Keselamatan yang Kristus janjikan adalah merupakan tarikan yang kuat dari Bapa Syurgawi. Tanpa tarikan Tuhan kita tidak dapat melihat kerajaanNya.

Injil yang ditulis Yohanes seorang murid yang sangat dikasihi Kristus menyatakan;

“Tidak ada seorangpun yang dapat datang kepada-Ku, jikalau ia tidak ditarik oleh Bapa yang mengutus Aku” (Yohanes 6:44).

Apa menyebabkan sebilangan manusia tidak menerima keselamatan walau berkali-kali dikhabarkan berita Injil keselamatan? Tidak tertarik untuk menerima janji-janji syurga Tuhan?

Keterbatasan manusia.

Ayat ini mengatakan,

“Tidak ada seorangpun yang dapat datang kepada-Ku, jikalau ia tidak ditarik oleh Bapa yang mengutus Aku” (Yohanes 6:44).

Mengapa manusia tidak mungkin dapat datang kepada Kristus tanpa Allah menarik dia? Pertama, jawabannya sederhana saja. Karena manusia adalah ciptaan Allah sendiri dan telah mengalami kerosakan penuh. Kerusakan penuh ini sudah berlaku di Taman Eden. Adam dan Hawa tidak lagi dibenarkan Tuhan untuk menikmati keindahan Taman Eden. Setiap orang dilahirkan telah mewarisi keadaan yang rosak ini. Hubungan manusia dengan Tuhan terputus.

Daud berkata,
“Sesungguhnya, dalam kesalahan aku diperanakkan, dalam dosa aku dikandung ibuku” (Mazmur 51:7).

Alkitab mengajarkan bahwa setiap anak yang dilahirkan adalah orang berdosa. Anak-anak tidak lahir tanpa dosa. Mereka dilahirkan dengan penuh dosa dan pemberontakan terhadap Allah.

Orang tua kita yang pertama telah jatuh ke dalam dosa dan memberontak melawan Allah. Dosanya membawa kerosakan yang bersifat universal bagi semua keturunannya, bagi setiap manusia.

Alkitab berkata,
“Sebab itu, sama seperti dosa telah masuk ke dalam dunia oleh satu orang, dan oleh dosa itu juga maut, demikianlah maut itu telah menjalar kepada semua orang…” (Roma 5:12).

Jadi setiap manusia secara rohani telah mati. Alkitab berkata,

“Kita telah mati oleh kesalahan-kesalahan kita” (Efesus 2:5).

 “Sebab keinginan daging adalah perseteruan terhadap Allah…” (Roma 8:7a).

Fikiran manusia yang belum benar-benar bertobat memusuhi Allah. Hati manusia senantiasa menentang Allah dan tidak mampu untuk mengubahnya,

“…karena ia tidak takluk kepada hukum Allah; hal ini memang tidak mungkin baginya” (Roma 8:7b).

Orang yang belum bertobat adalah antikristus kecil, yang secara penuh memusuhi Allah dan Yesus anak tunggalNya.

Juga, semua manusia dalam keadaan alaminya tidak memiliki kemampuan untuk menerima kebenaran Injil. Alkitab berkata,

“Tetapi manusia duniawi tidak menerima apa yang berasal dari Roh Allah… dan ia tidak dapat memahaminya, sebab hal itu hanya dapat dinilai secara rohani” (I Korintus 2:14).

Itulah sebabnya mengapa Yesus berkata,
“Tidak ada seorangpun yang dapat datang kepada-Ku, jikalau ia tidak ditarik oleh Bapa yang mengutus Aku” (Yohanes 6:44).


Kedua, kesalahan-kesalahan manusia.

Manusia dalam kerosakan yang diwarisinya tidak dapat datang kepada sang Juruselamat.

Yesus berkata: “Namun kamu tidak mau datang kepada-Ku untuk memperoleh hidup itu” (Yohanes 5:40).

Daripada datang kepada Kristus, pikiran manusia yang telah rusak lebih suka melakukan berbagai hal lainnya. Mereka akan berdoa, dan bergantung pada doa mereka daripada datang kepada Kristus.

Mereka mahu percaya setiap ayat Alkitab, dan menggantungkan kepercayaan mereka pada ayat itu, daripada datang kepada Kristus.

Mereka akan “berusaha melakukan perbuatan terbaik mereka,” daripada datang kepada Kristus.

Mereka akan mencoba menjadikan Kristus sebagai Tuhan atas hidup mereka, daripada datang kepada Kristus.

Mereka ingin memiliki “perasaan damai” dan bergantung pada perasaan itu, dari pada datang kepada Kristus.

Datang kepada Yesus nampak seperti sesuatu yang paling sederhana di dunia ini. Namun tanpa tarikan Bapa, tidak seorangpun yang akan sungguh-sungguh datang kepada Yesus sendiri. Seperti sang Juruselamat pernah berkata,

“Tidak ada seorangpun yang dapat datang kepada-Ku, jikalau ia tidak ditarik oleh Bapa yang mengutus Aku” (Yohanes 6:44).

Dalam keadaan kita yang telah rosak, kita tidak akan melihat nilai (value) pada Yesus. Dia tidak akan terlihat penting bagi kita dalam keadaan Anda saat ini. Berbicara tentang umat manusia yang terhilang, nabi berkata tentang Kristus,

“Orang menutup mukanya terhadap dia dan bagi kitapun dia tidak masuk hitungan” (Yesaya 53:3).

Dalam keadaan kita yang telah rusak, kita tidak akan melihat nilai atau value yang nyata di dalam kematian Kristus di kayu Salib. Walaupun Anda mendengar ribuan kali bahwa Ia telah mati menggantikan kita, untuk membayar dosa-dosa kita, namun kebenaran agung dari Injil ini tidak akan memiliki erti walaupun kita telah mendengar ribuan kali.

“Percayalah kepada Tuhan Yesus Kristus dan engkau akan selamat” (Kisah Rasul 16:31)

Kesalahan-kesalahan manusia akan selalu memimpin untuk menggunakan usaha-usaha manusia itu sendiri untuk beroleh selamat. Ternyata segala usaha manusia itu sia-dia kecuali Allah menarik dia kepada sang Juruselamat.

Ketiga, tarikan Bapa

Selanjutnya, seseorang mungkin bertanya, “Apakah saya sedang ditarik kepada Yesus?” Jika saudara dan saudari menyedari akan dosa sendiri, barangkali Bapa sedang menarik diri kita. Jika kita sendiri menyedari kesalahan-kesalahan hati barangkali iya. Jika diri kita sendiri menyedari dosa-dosa  tercatat dalam firmanNya, barangkali iya. Dan jika seandainya diri kita sedar memerlukan Darah Yesus untuk menyucikan dosa-dosa Anda, barangkali iya.


“Barangsiapa datang kepada-Ku, ia tidak akan Kubuang” (Yohanes 6:37).

Zakhius, si pemungut cukai, turun dari pohon dan datang kepada Yesus. Bartimeus Buta tidak dapat melihat sang Juruselamat, namun ia datang kepada Yesus, dan diselamatkan. Wanita yang sangat berdosa merangkak di bawah meja dan menciumi kaki Yesus. Pada saat ia datang kepada sang Juruselamat, Dia berkata kepada perempuan itu, “Dosamu telah diampuni” (Lukas 7:48). Orang-orang ini dengan begitu mudah datang kepada Yesus karena Allah menarik mereka kepada Dia.

Orang-orang Farisi, Herodes, Pilatus, Yudas dan banyak yang lainnya tidak datang kepada Dia, karena Allah tidak menarik mereka kepada sang Juruselamat. Ia ada di antara mereka, namun mereka tidak percaya kepada Dia. Mereka tidak datang kepada Dia dengan iman. Namun bagi orang-orang berikut ini mudah karena Allah menarik mereka untuk datang kepada Dia. Zakhius, Bartimeus Buta dan wanita yang penuh dosa itu datang kepada Yesus dengan segera dan dengan mudah karena Allah menarik mereka kepada sang Juruselamat.

Jika Allah sedang menarik saya dan saudara maka dengan mudah dan sederhana akan datang kepada Yesus sama seperti orang-orang pada zaman Alkitab itu. Jadi datanglah kepada Yesus! Langsung datanglah kepada Dia, yang duduk di sebelah kanan Allah di Sorga. Langsung datanglah kepada Dia dengan iman. Datang dan beristerahatlah di dalam Dia. Datang dan percayalah kepada Dia. Datanglah kepada Dia sekarang juga dan Ia akan menyucikan dosa-dosa kita dengan Darah-Nya sendiri. Ia akan memakaikan kebenaran-Nya sendiri kepada kita. Yesus akan menyelamatkan setiap orang yang datang kepada Dia.

“Barangsiapa datang kepada-Ku, ia tidak akan Kubuang” (Yohanes 6:37).

Dalam hal keselamatan, Kristus berkata bahwa kita tidak memiliki kemampuan untuk memilih sama sekali. Semuanya kerana tarikan Bapa Syurgawi. Bersyukurlah saudara/I yang tergolong dalam golongan yang berhasil dan beruntung oleh kerana Tidak ada seorangpun yang dapat datang kepada-Ku, jikalau ia tidak ditarik oleh Bapa yang mengutus Aku.

Marilah kita melahirkan perasaan bersyukur selalu.



Penulisan ini di ambil dari petikan khotbah Dr. R. L. Hymers, Jr.
24 Aug 2016

0 comments:

Post a Comment

:) :)) ;(( :-) =)) ;( ;-( :d :-d @-) :p :o :>) (o) [-( :-? (p) :-s (m) 8-) :-t :-b b-( :-# =p~ $-) (b) (f) x-) (k) (h) (c) cheer
Click to see the code!
To insert emoticon you must added at least one space before the code.

Popular Posts