Sunday, 28 August 2016

Shalom semua. Bermula dari 22 Julai yang lepas, kita negeri Sarawak telah menyambut Hari Sarawak. Kemudian tanggal kita 31 Ogos kita juga akan bercuti meraikan Hari Kemerdekaan Tanah Melayu (Semenanjung Malaysia) dan pada 16 September nanti seluruh rakyat dalam persekutuan Malaysia akan meraikan sambutan Hari Pembentukan Negara Malaysia. Turutan tanggal tarikh-tarikh diatas sangat penting dan merupakan fakta yang tidak boleh disangkal lagi. Inilah realiti yang sebenarnya kita harus dan wajib ketahui dari segenap lapisan masyarakat yang hidup di bumi yang diberkati Tuhan ini.

Sempena menyambut tarikh-tarikh penting ini setiap tahun, marilah kita belajar dari tulisan Rasul Paulus kepada mereka yang tinggal di daerah Galatia di dalam Alkitab. Paulus pernah datang dan menginjil ke daerah Galatia dan mendirikan jemaat Tuhan pada ketika itu. Namun setelah Paulus meninggalkan daerah tersebut, jemaat-jemaat disana telah disesatkan dan Injil Kristus telah diputarbalikkan (Galatia 1:6-8).

Kalau kita meneliti keseluruhan surat Galatia ini, kita boleh memahami hati Paulus yang mahu orang-orang Galatia yang sudah menerima Injil Kristus terus berdiri teguh dan mengalami kemerdekaan yang hanya didalam Kristus.   

Galatia 5:1  Supaya kita sungguh-sungguh merdeka, Kristus telah memerdekakan kita. Karena itu berdirilah teguh dan jangan mau lagi dikenakan kuk perhambaan.

Lanjutan dari itu, Rasul memperjelaskan makna kemerdekaan yang mereka (orang-orang Galatia) yang telah mereka terima dalam Kristus. Pesan Rasul Paulus di dalam surat Galatia ini juga boleh dijadikan teladan dan pegangan kepada kita pada hari ini.

Galatia 5:13  Saudara-saudara, memang kamu telah dipanggil untuk merdeka. Tetapi janganlah kamu mempergunakan kemerdekaan itu sebagai kesempatan untuk kehidupan dalam dosa, melainkan layanilah seorang akan yang lain oleh kasih.

Kemudian, Rasul Paulus memberikan gambaran-gambaran dan buah-buah kemerdekaan yang harus terhasil daripada orang-orang yang percaya kepada Kristus. Penjelasan Rasul Paulus pada rangkap-rangkap berikut di dalam Galatia 5:14-26 ternyata sangat langsung tanpa terselindung dan sangat bertepatan dengan kehidupan-kehidupan rohani kita pada hari ini.

Bercakap mengenai kehidupan rohani kita. Kedewasan kita tidak diukur secara luaran melainkan hubungan erat atau intim kita dengan Tuhan. Jangan pernah merasa puas dengan kehidupan rohani kita! Jika kita sudah merasa puas dengan kehidupan rohani kita, berarti Iblis sedang mengunci kita. Selama kita masih hidup, selama itu pula kita tidak boleh berhenti bertumbuh untuk menjadi semakin baik, semakin berkenan, dan semakin sempurna seperti Kristus.

Jangan pernah berhenti belajar firman Tuhan. Pergi ke gereja sekali seminggu saja tidak mampu menjamin pertumbuhan kerohanian kita, apalagi jika kita memutuskan untuk berhenti mempelajari Alkitab sama sekali.

Saudaraku, jangan hanya membaca Alkitab ketika berada di gereja sekali seminggu! Pelajarilah Alkitab setiap hari! Paling tidak, Saudara rajin membaca renungan-renungan harian yang Alkitabiah seperti yang saudara/I sedang baca ketika ini. Intinya, jika kita masih hidup sekarang, berarti Tuhan masih memberikan kita kesempatan untuk terus bertumbuh dan memperbaiki diri.

2 Korintus 4:16

“Sebab itu kami tidak tawar hati, tetapi meskipun manusia lahiriah kami semakin merosot, namun manusia batiniah kami dibaharui dari sehari ke sehari.”
28 Aug 2016

0 comments:

Post a Comment

:) :)) ;(( :-) =)) ;( ;-( :d :-d @-) :p :o :>) (o) [-( :-? (p) :-s (m) 8-) :-t :-b b-( :-# =p~ $-) (b) (f) x-) (k) (h) (c) cheer
Click to see the code!
To insert emoticon you must added at least one space before the code.

Popular Posts