PERTAMA. Jika kita menikah beza agama, mustahil kita bisa bekerja sama
dengan pasangan kita untuk menyenangkan hati Tuhan.
Pernikahan adalah sebuah kerjasama antara dua individu berlainan jantina
untuk menyenangkan hati Tuhan. Jadi, bagaimana mungkin kita boleh bekerja sama
dengan orang yang tidak percaya Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juru selamat?
Bagaimana mungkin kita boleh menyenangkan hati Tuhan bersama orang itu? Fikirkan
itu!
KEDUA. Jika kita menikah beza agama, kehidupan kita akan selalu menjadi
batu sandungan bagi banyak orang.
Banyak orang yang akan terluka terutamanya ahli keluarga kita oleh
karena keputusan yang telah kita perbuat. Mereka akan mendapati kita sebagai
orang Kristian yang tidak taat dan tidak setia juga kepada keluarga.
KETIGA. Jika kita menikah beza agama, hati Tuhan akan di sakiti.
Mengapa? Karena Tuhan tidak menginginkan terang dan gelap bersatu. Tuhan
tidak menginginkan anak-anaknya menjadi satu dengan anak-anak gelap. Jika kita
tetap untuk menikah beza agama, bererti kita rela menyakiti hati Tuhan.
Menjadi doa saya supaya anak muda tidak terjerat dengan apa yang
ditawarkan dunia. Fikirkan cinta kasih Tuhan Yesus Kristus kepada saudara dan
saudari. Begitu juga kita harus berfikir harapan keluarga kita sendiri serta
generasi yang akan mendatang.
2 Korintus 6:14
Janganlah kamu merupakan pasangan yang tidak
seimbang dengan orang-orang yang tak percaya. Sebab persamaan apakah terdapat
antara kebenaran dan kedurhakaan? Atau bagaimanakah terang dapat bersatu dengan
gelap?
Sarawakdoaku.blogspot.com
Sarawakdoaku.blogspot.com
This comment has been removed by the author.
ReplyDelete