Friday, 23 December 2016

Minggu akhir sebelum sambutan hari Natal, kita disajikan dengan pelbagai gelagat manusia bermula dari kisah ketiadaan air di negeri Selangor yang menjadi isu besar di kaca TV. Di negeri kita, isu yang menarik perhatian iaitu keputusan penghakiman tanah NCR yang tidak memihak kepada masyarakat Dayak.

Seperti selalu, tiada ucapan hari Natal di kaca TV yang kadangkalanya tidak adil bagi masyarakat yang dikatakan berbilang kaum di Malaysia. Jangan bersedih atau kecewa sebab Tuhan Juruselamat kita sendiri lahir di kadang binatang dalam palungan. Suasana yang kotor, berbau dan tampak hina.

Luk 2:7  dan ia melahirkan seorang anak laki-laki, anaknya yang sulung, lalu dibungkusnya dengan lampin dan dibaringkannya di dalam palungan, karena tidak ada tempat bagi mereka di rumah penginapan.

Judul ini renungan kali ini adalah Juruselamat manusia lahir dalam palungan (Lukas 2:7) penuh dalam suasana kerendahan. Tuhan itu sendiri bersedia dan rela lahir di kandang binatang yang hina, bau, dan kotor itu. Kerendahan hati-Nya juga ditunjukkan dengan lahirnya bayi Kristus di kandang binatang. Di dalam pemikiran umumnya, seorang raja yang agung pasti lahir di istana yang mewah.

Status-Nya sebagai Raja di atas segala raja tidak mau ditunjolkan, tetapi ditutupi, mengapa? Apakah Dia munafik ? TIDAK. Justeru itu membuktikan bahwa Dia sangat rendah hati. Dia tidak minta dilahirkan di hotel berbintang, istana yang megah, dilayani oleh para pelayan, dan segala penuh dengan kemewahan. Dia malahan lahir di kandang binatang, hidup melayani sesuai dengan tugas dari Bapa, bahkan mati disalib dan bangkit dari antara orang mati.

Sesuai dengan prinsip kerendahan hati ini, sebagai orang Kristian sejati, kita dituntut untuk hidup rendah hati seperti Kristus juga adalah Peribadi yang rendah hati (Matius 11:29).

Bagaimana kita boleh hidup rendah hati? Rendah hati bererti tidak menonjolkan diri. Rendah hati adalah sikap ingin menyenangkan hati Tuhan dan tidak menuruti keinginan diri yang berdosa.

Prinsip ini seharusnya menyedarkan kita bahwa sebagai umat pilihan-Nya di dalam Kristus, kita tidak boleh sombong, tetapi kita harus rendah hati, mintalah agar kiranya Tuhan memurnikan hati dan motivasi kita di hadapan-Nya, sehingga semakin lama kita semakin rendah hati, bersedia ditegur, dibentuk dan bertumbuh sesuai pertumbuhan yang diinginkan Tuhan (Efesus 4:13).

Sikap rendah hati hanya bisa didapat ketika hati dan motivasi kita terlebih dahulu dimurnikan oleh Tuhan melalui Roh Kudus. Bersiapkah kita untuk dimurnikan Tuhan?

Sempena sambutan Krismas ini mari kita berkongsi kegembiraan ini dalam suasana yang penuh damai sejahtera dan sukacita. Kepada yang balik ke kampong, inilah masa berkongsi berita baik bahawa Juruselamat bagi dunia telah lahir. Selamat Hari Krismas yang diberkati.

Sarawakdoaku.blogspot.com
23 Dec 2016

0 comments:

Post a Comment

:) :)) ;(( :-) =)) ;( ;-( :d :-d @-) :p :o :>) (o) [-( :-? (p) :-s (m) 8-) :-t :-b b-( :-# =p~ $-) (b) (f) x-) (k) (h) (c) cheer
Click to see the code!
To insert emoticon you must added at least one space before the code.

Popular Posts