Tuesday, 6 June 2017

Yeremiah merupakan salah seorang pahlawan Tuhan yang sangat setia. Luarbiasa kesetiaan Jeremiah kepada Tuhan membuatkan catatan perlayanannya mengambil tempat dalam Alkitab. Seluruh hidup Jeremiah menghadapi kesukaran demi kesukaran dan kepahitan demi kepahitan sejak dia menerima panggilan Tuhan.

Yeremia merasakan kesakitan itu ketika memberitakan penghukuman Allah atas bangsa Yehuda (Yeremia 15:5-9). Dia tidak diendahkankan bahkan dikutuki banyak orang (Yeremia 15:10). Dia duduk seorang diri dan menanggung kesakitan yang tiada berkesudahan (Yeremia 15:15, 17-18). Apa yang memotivasi dan menguatkan dia hingga tetap setia? Firman Tuhan (Yeremia 15:16)! Yeremia menempatkan firman Tuhan di dalam hatinya sehingga menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan dan keberadaannya. Ketika menemukan makna kebenaran firman-Nya, hatinya dipenuhi kegirangan dan suka cita. Semakin lama dan semakin banyak ia menikmati firman-Nya, semakin ia menyadari apa makna membawa nama Tuhan dalam hidupnya. Disamping itu Yeremia juga dikuatkan dan dibentengi oleh Allah (Yeremia 15:20).

Terhadap bangsa ini Aku akan membuat engkau sebagai tembok berkubu dari tembaga; mereka akan memerangi engkau, tetapi tidak akan mengalahkan engkau, sebab Aku menyertai engkau untuk menyelamatkan dan melepaskan engkau, demikianlah firman TUHAN. (Yeremiah 15:20).

Mengikut Tuhan bukan perkara mudah. Itulah fakta yang dibacakan melalui kehidupan tokoh-tokoh Alkitab, dari Abraham hingga Rasul Yohanes. Hari ini kita menyaksikan kenyataan yang sama dalam satu adegan kehidupan Yeremia. Dia meratap, mempertanyakan jalan hidupnya, seraya menggugat Tuhan.

Yeremia merasa telah memberi yang terbaik dalam mengikut Tuhan, tetapi kini dia berada di tepi jurang. Memang ketika Tuhan memanggil, Tuhan memberi jaminan kukuh bahwa DIA akan "menjadi tiang besi dan ... tembok tembaga" (Yer. 1:18), yang akan berdiri tegak melawan seluruh bangsanya dan para pemimpinnya. Namun di tengah kehidupannya mengikut Tuhan, Jeremiah merasakan hantaman yang begitu hebat sehingga dia bertanya-tanya, jangan-jangan besi dan tembaga pun sebenarnya tak sekuat yang semula dia kira (Yeremia 15:12).

Yeremia sudah memberikan yang terbaik kepada Tuhan. DIa memelihara hidup yang kudus, baik dalam segi pribadi (Yeremia 15:16) maupun ketika berhadapan dengan orang ramai (Yeremia 15:17), tetapi mengapa hidupnya sengsara dan penuh keluh-kesah? Yeremia merasa bahwa Tuhan berlaku tidak adil (Yeremia 15:18). Namun Tuhan tidak menjawab Yeremia menurut syarat dan ketentuan yang Yeremia harapkan; sebaliknya Dia menawarkan perspektif yang baru: kehidupan orang-orang di sekitar memang seringkali menghampakan, tetapi panggilan yang Tuhan menuntut komitmen yang sangat tinggi. Tuhan pun menegaskan bahwa sebaik-baiknya pelayanan, bukan bererti Tuhan akan berhutang kepada manusia.

Menjawab panggilan Tuhan menuntut komitmen yang sangat tinggi dalam kehidupan peribadi maupun luaran, dalam perkataan juga seluruh hidup. Tuhan kembali menegaskan janji-Nya kepada Yeremia bahawa DIA akan menjadi "tembok berkubu dari tembaga" (Yeremia 15:20), kali ini dengan tegas bahwa kekuatan Tuhan di balik tembok tembaga ini akan terbukti bukan karena diabaikan orang, tetapi oleh karena kuat berdiri tegak di tengah cabaran, badai mahupun penggumulan terhebat sekalipun (Yeremia 15:20-21). Tuhan tidak menjanjikan panggilan-Nya akan senang dan mudah. Tetapi DIA berjanji bersama kita melalui pergumulan terhebat sekalipun.

Pesan kepada kita semua adalah berdasarkan sepotong ayat iaitu bernama KESETIAAN. Kita pun seringkali harus menelan pil pahit, tidak dipedulikan bahkan mengalami penderitaan ketika mempertahankan iman kita. Kita semua ingin menjadi orang yang disukai oleh masyarakat. Seringkali kita dapat menjadi orang yang demikian tanpa mengkompromikan kebenaran firman-Nya. Namun ketika terjadi konflik dan ketegangan antara mempertahankan kebenaran firman-Nya dan memelihara hubungan dengan sesama, kita harus selalu ingat bahwa kita membawa nama Tuhan dalam kehidupan kita. Biarlah firman-Nya 'Aku menyertai engkau untuk menyelamatkan dan melepaskan engkau' yang akan menuntun dan menguatkan kita, ketika kita berperan sebagai utusan Allah di dalam masyarakat.

www.sarawakdoaku.com
06 Jun 2017
06 Jun 2017

0 comments:

Post a Comment

:) :)) ;(( :-) =)) ;( ;-( :d :-d @-) :p :o :>) (o) [-( :-? (p) :-s (m) 8-) :-t :-b b-( :-# =p~ $-) (b) (f) x-) (k) (h) (c) cheer
Click to see the code!
To insert emoticon you must added at least one space before the code.

Popular Posts