Sepanjang tempoh itu, ada di antara kita mengalami
saat yang penuh sukacita atau ada juga yang mengalami saat yang tidak
mengembirakan.
Apapun terjadi, kita harus tetap bersandar
kepada Tuhan yang mencipta dan menghembuskan nafasNya bagi kita.
Terdapat ramai di luar sana yang hidup serba
kekurangan. Hidup kais pagi makan pagi, kais petang makan petang, kekurangan
makanan, kebuluran, menghidap penyakit yang berpanjangan, tidak cukup sempurna
anggota bandan, kehilangan atau tiada pekerjaan dan bermacam-macam lagi keadaan
yang sangat menyedihkan.
Kalau kita membuat tinjauan apa yang berlaku
dinegara maju, statistik menunjukkan Negara Jepun merupakan dimana rakyatnya
banyak membunuh diri. Ramai yang tidak tahan dengan tekanan hidup dan masalah
yang dihadapi telah mengakhiri hidup mereka dengan bertentangan dengan kehendak
Tuhan.
Pada renungan sesingkat ini, saya mengajak
saudara-saudari seiman merenungkan firman Tuhan di dalam 1 Petrus 5:6-7 yang
ditertulis;
“Karena itu rendahkanlah dirimu di bawah
tangan Tuhan yang kuat, supaya kamu ditinggikan-Nya pada waktunya. Serahkanlah
segala kekuatiranmu kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kamu.”
Hal yang paling penting dalam hidup setiap orang adalah bukan siapakah dia, apa yang dia miliki saat ini? Tetapi kepada siapa dia bersandar? Kalau kita menyandarkan diri pada kemampuan kita, atau pada orang lain, maka kekuatan kita terbatas, namun kalau kita menaruh hidup dan impian kita dalam Tuhan, maka Ia akan mengatur semua perjalanan hidup kita ke arah apa yang Tuhan kehendaki dalam hidup kita.
www.sarawakdoaku.com
0 comments:
Post a Comment
Click to see the code!
To insert emoticon you must added at least one space before the code.