Semenjak di bangku sekolah, saya sangat
berminat bermain badminton dan senantiasa berlatih. Namun demikian, setelah
menamatkan zaman persekolahan dan menjejakkan kaki ke Universiti maka permainan
badminton ditinggalkan oleh kerana tiada lagi teman bermain badminton. Apabila
diajak rakan-rakan untuk berlatih mewakili pasukan, semuanya serba tidak
menjadi. Pukulan pun tidak lagi betul, kemahiran pun sudah tiada dan tahap
kecergasan pun menurun. Akhirnya, harus bermula dari dasar seolah-olah seperti
seorang bayi yang baru belajar berjalan. Bagi mendapatkan tahap permainan
seperti dahulu memerlukan masa yang sangat panjang.
Saudaraku,
jangan sampai hal ini terjadi pada kehidupan rohani kita! Jangan pernah merasa
puas dengan kehidupan rohani kita! Jika
kita sudah merasa puas dengan kehidupan rohani kita, ini bermakna Iblis sedang
mengunci kita.
Selama
kita masih hidup, selama itu pula kita tidak boleh berhenti bertumbuh untuk
menjadi semakin baik, semakin berkenan, dan semakin sempurna seperti Kristus.
1
Timoti 6:14 Turutilah perintah ini,
dengan tidak bercacat dan tidak bercela, hingga pada saat Tuhan kita Yesus
Kristus menyatakan diri-Nya,
Jangan
pernah berhenti belajar firman Tuhan! Pergi ke gereja sekali seminggu saja
tidak mampu menjamin pertumbuhan kerohanian kita, apalagi jika kita memutuskan
untuk berhenti mempelajari Alkitab sama sekali.
Kolose
1:10 sehingga hidupmu layak di
hadapan-Nya serta berkenan kepada-Nya dalam segala hal, dan kamu memberi buah
dalam segala pekerjaan yang baik dan bertumbuh dalam pengetahuan yang benar
tentang Allah.
Saudaraku,
jangan hanya membaca Alkitab ketika berada di gereja sekali seminggu!
Pelajarilah Alkitab setiap hari! Paling tidak, Saudara rajin membaca
renungan-renungan harian yang Alkitabiah seperti yang Saudara baca ini.
Pokoknya, jika kita masih hidup
sekarang, bererti Tuhan masih memberikan kita kesempatan untuk terus bertumbuh
dan memperbaiki diri.
2 Korintus 4:16
“Sebab itu kami tidak tawar hati,
tetapi meskipun manusia lahiriah kami semakin merosot, namun manusia batiniah
kami dibaharui dari sehari ke sehari.”
0 comments:
Post a Comment
Click to see the code!
To insert emoticon you must added at least one space before the code.