Syukur di dalam Alkitab, pemazmur menjelaskan
seorang Tuhan yang adil dan dipercayai. Pemazmur telah mengalami bagaimana
Tuhan membela dia dari serangan keji orang jahat yang mencuba menghancurkan dia
(Mazmur 94:16-23). Pemazmur berani berseru kepada Tuhan agar keadilan-Nya
kembali ditegakkan saat kejahatan merajalela di tengah-tengah umat-Nya (Mazmur
94:4-7). Pemazmur yakin bahwa tidak ada dosa dan kejahatan orang fasik yang
tersembunyi di hadapan Tuhan (Mazmur 94:11). Tuhan pasti akan menghukum dan
membinasakan mereka serta memulihkan umat-Nya dari penderitaan akibat daripada
orang-orang jahat.
Di sisi lain pemazmur juga sangat yakin bahwa
penderitaan yang Tuhan izinkan terjadi pada umat-Nya dari tangan-tangan jahat
adalah bahagian dari pendidikan dan disiplin Tuhan atas mereka (Mazmur
94:12-15). Justeru melalui masalah dan cabaran, umat Tuhan diingatkan untuk
kembali setia kepada firmaNya.
Berharap kepada keadilan pada tangan manusia
adalah tidak pernah selamat (Mazmur 94:11), sekalipun mereka yang berkuasa dan
berpangkat tinggi yang akhirnya akan mendatangkan kekecewaan dan sia-sia.
Namun berharap pada Tuhan nescaya tidak akan
mengecewakan. Pada waktunya orang jahat akan menuai hasilnya yang membinasakan
(Yohanes 10:10) sebaliknya orang-orang percaya terus tetap menunggu waktu Tuhan
bagi menuai kasih dan berkat Tuhan.
Penghiburan bagi orang
yang takut akan Tuhan bukan saja datang dari mengetahui tentang kedaulatan
Tuhan, tetapi juga dari menerima penghiburan, dan disiplin kasih Tuhan atas
hidupnya (Mazmur 94:18-19). Orang yang takut akan Tuhan tidak diluputkan dari
penderitaan karena kejahatan pihak lain, tetapi didisiplin Tuhan agar menjadi
kesaksian yang hidup tentang kebenaran dan keadilan. Kebahagiaan orang benar lahir
dari ketundukkan kepada kehendak Tuhan.
www.sarawakdoaku.com
www.sarawakdoaku.com
0 comments:
Post a Comment
Click to see the code!
To insert emoticon you must added at least one space before the code.