Monday, 2 April 2018

Salam kebenaran, sukacita dan damai sejahtera buat siding pembaca sekalian. Sesudah berbicara tentang penghukuman di dalam 2 Teselonika 2:13-17, Paulus mengucap syukur. Mengapa? Karena dia yakin bahwa gereja di Tesalonika tidak akan dihukum, sebab Tuhan mengasihi mereka (ayat 12). Buktinya, mereka telah dipilih, diselamatkan, dan dikuduskan oleh Roh Kudus di dalam kebenaran Injil Yesus Kristus (ayat 13, 14). Gereja, termasuk semua orang yang beriman dan taat kepada Yesus Kristus, pasti akan menerima kemuliaan, bukan untuk menerima kebinasaan (ayat 14).

Pengalaman rohani dalam iman Kristian juga bermakna karena pengalaman itu bersumber pada kebenaran. Sebaliknya, apabila keteguhan iman Kristian disandarkan hanya ada pada pengalaman semata-mata, maka iman itu akan mudah goyah ketika pengalaman yang buruk terjadi.

Satu-satunya jalan agar iman Kristian kita dapat diperkukuhkan dan diperteguhkan dalam apapun keadaan ialah dengan menyandarkan iman dan pengalaman kita atas ajaran yang benar yang bersumberkan firman Tuhan.

Renungkan: Tuhan Yesus Kristus adalah Firman kebenaran (Yohanes 1:1-2). Kita kenal Dia secara akrab hanya bila kita bersedia menjadikan seluruh kebenaran Alkitab menjadi sumber dan dasar dari sikap, pola fikiran, pertimbangan dan kelakuan kita sehari-hari.

02 Apr 2018

0 comments:

Post a Comment

:) :)) ;(( :-) =)) ;( ;-( :d :-d @-) :p :o :>) (o) [-( :-? (p) :-s (m) 8-) :-t :-b b-( :-# =p~ $-) (b) (f) x-) (k) (h) (c) cheer
Click to see the code!
To insert emoticon you must added at least one space before the code.

Popular Posts