Hidup adalah
sementara dan satu anugerah dari Tuhan. Bagi yang mengalami tekanan, cabaran
dan masalah hidup yang berat, sukacitanya saya ingin membawa saudara-saudari
seiman kepada Mazmur mengenai ucapan Syukur. Kesyukuran kepada Tuhan harus
mendahului segala perkara sebagai tanda ketergatungan penuh kepada Tuhan yang
Maha Kuasa. Di dalam tekanan, dan masalah yang berat yang ada ucapan syukur
supaya kita sentiasa bermotivasi untuk meneruskan hidup agar tidak melakukan
perkara-perkara yang bertentangan dengan perintah Tuhan. Mazmur 111 ini
merupakan ucapan syukur seseorang yang telah mengalami kebaikan Tuhan dalam
hidupnya. Dalam ucapan syukurnya, dia menyatakan perbuatan Tuhan kepada umatNya
agar disusuli pujian syukur dalam ibadah umat Tuhan (ayat 1).
Permazmur melihat
dunia ini penuh dengan perbuatan ajaib Tuhan, yang patut direnungkan dan
disaksikan (ayat 2-4), agar selalu menjadi dasar kekuatan umat Tuhan untuk bersyukur
meskipun ketika dunia menyajikan ketidak selesaan hidup. Lebih khusus lagi,
pemazmur memperhatikan karya Tuhan dalam kehidupan bangsanya (ayat 5-6).
Pemeliharaan dan perlindungan Tuhan dalam sejarah bangsa Israel merupakan
pengalaman yang tidak pernah boleh mereka lupakan. Hal itu merupakan keyakinan
pemazmur bahwa Tuhan tidak pernah meninggalkan mereka. Akhirnya, pemazmur
melandaskan ucapan syukurnya kepada karekter yang adil dan benar dari Tuhan
yang tidak pernah berubah (ayat 7-8). Karekter inilah yang menjadi satu jaminan
yang pasti bahwa perjanjian-Nya kekal (ayat 9). Dan demi nama-Nya yang kudus
dan dahsyat itu, pemazmur dan umat Tuhan pasti akan mengalami terus-menerus
kasih setia Tuhan. Hanya orang berhikmatlah yang melandaskan hidupnya pada
karakter Tuhan yang teguh tersebut (ayat 10).
Tuhan yang tidak
berubah, dulu, sekarang, dan selamanya adalah Tuhan yang kita sembah di dalam
Tuhan Yesus. Dia sudah menyatakan kasih setia-Nya melalui korban diri-Nya
sendiri di kayu salib. Dialah satu-satunya peribadi yang dapat kita andalkan
untuk menapaki masa depan kita. Mengukur masa depan dengan situasi masa kini
memang membuat kita jadi tawar hati. Namun melihat karya Tuhan dan sejarah umat
Tuhan apalagi meyakini perbuatanNya yang tidak pernah berubah itu akan
memberikan pengharapan yang selalu segar bagi kita semua.
Salam damai
sejahtera Tuhan menyertai kita semua. Amen.
April, 15
Amen.Puji Tuhan
ReplyDelete