Begitu juga
hal-hal kepercayaan rohani iaitu kita tidak boleh hanya pandai menghafal tetapi
kita harus memahami apa yang kita imani. Hal-hal rohani bukan sekadar untuk
dihafal pada hari minggu. Hal-hal yang berhubung kaitkan perhubungan kita
dengan Bapa di Syurga melibatkan kita harus mengetahui, memahami, menyakni dan
mempraktikkannya di dalam kehidupan seharian. Tuhan Yesus Kristus pernah
berkata di dalam Injil Matius 13:13 ‘Karena sekalipun melihat, mereka tidak melihat dan sekalipun
mendengar, mereka tidak mendengar dan tidak mengerti’. Oleh kerana itu, kita
memerlukan pertolongan Tuhan agar Roh Kudus membimbing dan memberikan
pengertian kepada kita.
Saat kita
membaca firman Tuhan, jangan sampai kita sekadar membaca atau sekadar
mendengar. Namun, mintalah pertolongan Tuhan agar kita diberikan pengertian dan
pewahyuan sehingga timbul iman di dalam hati kita. Kuasa Tuhan tidak turun atas
orang sekadar tahu akan firman Tuhan saja. Buktinya orang-orang Farisi dan para
ahli Taurat tidak hidup dalam kuasa Ilahi. Kuasa Tuhan akan turun kepada orang
yang tahu, memahami dan menyakini firman Tuhan tersebut.
Soalnya,
bagaimana kehidupan rohani saudara/I? Mengetahui tanpa memahami adalah sesuatu
yang sia-sia. Demikian juga, memahami tanpa meyakni dan menjadi perlaku firman
Tuhan membuat kuasa Tuhan tidak terjadi.
Dengan
perkongsian sesingkat ini, mari kita bukan jaguh menghafal tetapi kita harus
mengetahui, memahami, menyakini dan mempraktikkan firman Tuhan dalam kehidupan
kita.
Facebook: Sarawak
doaku
0 comments:
Post a Comment
Click to see the code!
To insert emoticon you must added at least one space before the code.