Sunday, 4 March 2018

SHALOM Semua. Damai sejahtera dan sukacita Kristus berserta kita semua. Pada beberapa minggu yang lalu, ada antara kita mengikuti langsung perkembangan dan menyaksikan ada empat individu yang ingin menukar status kepercayaan mereka di mahkamah persekutuan. Keputusannya, permohonan mereka ditolak oleh hakim yang mendengar permohonan mereka.

Begitu lemah dan tidak berdayakah orang-orang percaya? Yesus Kristus menggambarkan kita sebagai domba di tengah-tengah kawanan serigala. ‘Lihat, Aku mengutus kamu seperti domba ke tengah-tengah serigala, sebab itu hendaklah kamu cerdik seperti ular dan tulus seperti merpati – Matius 10:16’ Demikian pula orang orang percaya dalam dunia ini seolah-olah tidak dapat berbuat apa-apa. Apakah ini juga bererti bahawa orang-orang percaya hanya pasrah ketika harus menerima keputusan tanpa pembelaan secukupnya? Apakah tidak ada seorang pun yang membelanya?

Sementara itu, burung merpati adalah binatang yang mudah ditipu dan tidak peka (Hosea 7:11) Di daerah Timur Tengah ular dipandang sebagai binatang buas yang pandai menghindari bahaya. Jika orang-orang percaya harus cerdik seperti ular dan tulus seperti merpati, ini bererti semua kita dalam menjalani kehidupan di dunia yang jahat ini harus pandai menghindari bahaya tanpa menjadi berbahaya kepada orang lain, dan tulus tanpa menjadi bodoh. Bagaimana orang orang percaya mengatasi situasi-situasi getir seperti itu?

Pertama, kita harus selalu ingat bahwa orang-orang di zaman Yesus juga menganiaya diri-Nya. Mengapa kita sebagai pengikut-Nya berharap untuk mendapatkan layanan yang lebih baik (Matius 10: 24-25)?

Kedua, kita juga harus ingat bahawa suatu saat apa yang dilakukan mereka kepada kita akan dinyatakan dalam terang dan segalanya akan menghadapi penghakiman.

Ketiga, seandainya tubuh kita binasa, harus diingat bahawa roh kita tidak ikut binasa (Matius 10:28), namun masuk ke dalam kehidupan kekal yang Tuhan sediakan (Yohanes 3:16).

Akhirnya, kita harus tetap yakin bahwa tidak ada satu pun yang terjadi atas diri kita di luar kehendak Tuhan. Berdoalah dan terus bersandar kepada kekuatan Tuhan yang ada dalam diri setiap kita orang percaya.

Dari renungan sesingkat ini, orang orang percaya tidaklah lemah atau tidak berdaya. Oleh kerana di dalam kita tersembunyi kekuatan yang sangat luar biasa, yang bersumber dari Tuhan dan yang memampukan kita untuk tetap bertahan dalam perjuangan meniti garis akhir supaya berakhir dengan baik.

‘Tetapi orang yang bertahan sampai pada kesudahannya akan selamat, Matius 10:22)

04 Mar 2018

0 comments:

Post a Comment

:) :)) ;(( :-) =)) ;( ;-( :d :-d @-) :p :o :>) (o) [-( :-? (p) :-s (m) 8-) :-t :-b b-( :-# =p~ $-) (b) (f) x-) (k) (h) (c) cheer
Click to see the code!
To insert emoticon you must added at least one space before the code.

Popular Posts