Minggu ini kita menyaksikan Negara kita telah
diperintah oleh Kerajaan yang baru. Ada yang merayakan, ada yang berasa lega
dan gembira dan tidak kurang juga ada yang berdebar-debar menantikan apakah
pendekatan dan juga jenis pemerintahan yang akan dilaksanakan dalam Negara kita
ini.
Sempena kerajaan baru ini, kita sebagai orang
percaya juga harus sentiasa disegarkan dalam hal yang menjuruskan kepada iman
kita didalam Tuhan Yesus Kristus. Perasaan dan keinginan untuk mempelajari firman
harus sentiasa berkobar-kobar seolah-olah seperti seorang murid yang sentiasa
haus akan ilmu dan kebenaran.
Dari mana orang dunia tahu siapa yang
sesungguhnya menjadi murid Tuhan? Tentu dari cara hidup orang yang meneladani
Kristus. Ajaran Tuhan Yesus di pasal-pasal yang sangat terkenal ini (Mat. 5-7)
ditujukan kepada setiap orang yang mengaku murid Kristus. Firman ini mengungkapkan
jati diri dan misi Kristian sejati.
Murid Tuhan sejati adalah orang yang tidak
bersandar pada kekuatan sendiri melainkan pada Tuhan sebagai sumbernya. Oleh
karena itu ia mengaku diri miskin di hadapan Tuhan (ayat 3), menolak sukacita
yang ditawarkan oleh dunia ini (ayat 4), serta lapar dan haus akan kebenaran
(ayat 6). Ia hanya meneladani sikap Sang Guru yang lemah lembut (ayat 5), murah
hati (ayat 7), serta membawa damai (ayat 9). Dia memelihara hati yang suci
(ayat 8), walaupun untuk itu Dia harus siap menerima dengan sukacita ketika
dianiaya oleh sebab kebenaran (ayat 10-12). Karakter murid Tuhan menyatakan
kualiti hidupnya.
Murid sejati memberi dirinya dibentuk oleh
Tuhan dan bukan oleh dunia ini. Itu sebabnya, bukan hanya karakternya meniru
karakter Kristus, secara aktif dan kreatif seorang murid sejati hadir
memancarkan terang Sang Guru di dalam dunia yang gelap (ayat 14-16). Kualiti
karakternya membuat kualiti terang Tuhan memancar melalui dirinya. Dia
menghadirkan pengaruh Tuhan dalam perjumpaannya dengan dunia ini, iaitu
menggarami dunia dengan kualiti kehidupan Kristen sejati (ayat 13).
Pertanyaannya, adakah murid Tuhan sejati?
Bukan bererti sudah sempurna, tetapi sedang diproses oleh Tuhan supaya kualiti
kemuliaan Tuhan boleh memancar keluar dari kehidupan kita sema. Mari kita jujur
periksa hidup kita. Kualiti karakter apa yang perlu kita asah dan pertajamkan?
Kotoran apa yang perlu dikikis habis agar kemilau Kristus memancar keluar
menjadi kesaksian yang indah akan Dia, sehingga karekter tersebut menjadi daya
kekuatan yang menghancurkan kejahatan dunia? Jangan lupa sumber semangat,
kekuatan, dan hikmat ada pada Kristus.
Menjadi doa dan harapan kita menjadi salah
seorang murid yang disenangi Tuhan.
Salam Malaysia Baru. Doakan.
DUN LAMA, PETRAJAYA
Mei, 13
0 comments:
Post a Comment
Click to see the code!
To insert emoticon you must added at least one space before the code.